Profil
Tentang Kami
Tentang Kami
Akademi Kebidanan Haji Zainal Abidin Lubis (Akbid HZAL) didirikan pada tahun 2001 sebagai respons terhadap kebutuhan tenaga bidan profesional di Sumatera Utara. Berawal dari sebuah sekolah perawat kesehatan, institusi ini bertransformasi menjadi akademi kebidanan yang fokus pada pendidikan vokasi. Selama lebih dari dua dekade, Akbid HZAL telah melahirkan ribuan bidan yang tersebar di berbagai fasilitas kesehatan, mulai dari puskesmas hingga rumah sakit tipe A. Kampus kami terletak di lokasi strategis dengan akses mudah, menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan aman.
Keunggulan akademik Akbid HZAL terletak pada penerapan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) yang selaras dengan standar nasional pendidikan tinggi. Proses pembelajaran didukung oleh dosen-dosen berkualifikasi magister dan praktisi berpengalaman di bidang kebidanan. Kami juga memiliki laboratorium kebidanan lengkap, ruang OSCE, dan perpustakaan digital yang kaya akan referensi terkini. Mahasiswa dibimbing untuk menguasai keterampilan klinis melalui simulasi dan praktik langsung di mitra rumah sakit. Selain itu, program mentoring dan konseling akademik memastikan setiap mahasiswa mendapat perhatian personal.
Fasilitas unggulan yang kami miliki antara lain laboratorium anatomi, laboratorium asuhan kebidanan, ruang persalinan simulasi, dan klinik praktik mandiri. Kami juga menjalin kerjasama dengan lebih dari 20 rumah sakit dan 15 puskesmas sebagai lahan praktik. Prestasi mahasiswa kami patut dibanggakan, seperti juara 1 Lomba Kompetensi Bidan Tingkat Nasional tahun 2024 dan juara 2 pada ajang International Midwifery Challenge 2023. Akreditasi B dari LAM-PTKes menjadi bukti komitmen kami terhadap mutu.
Komitmen Akbid HZAL terhadap kualitas pendidikan tidak diragukan lagi. Kami secara rutin melakukan evaluasi kurikulum, pelatihan dosen, dan peningkatan fasilitas. Program beasiswa dari pemerintah, swasta, dan internal kampus tersedia untuk mendukung mahasiswa berprestasi dan kurang mampu. Kami percaya bahwa setiap mahasiswa memiliki potensi unik yang perlu dikembangkan secara optimal. Oleh karena itu, kami menciptakan ekosistem akademik yang inklusif, kolaboratif, dan inovatif.
Sejarah
Akademi Kebidanan Haji Zainal Abidin Lubis didirikan pada tanggal 12 Juli 2001 oleh Haji Zainal Abidin Lubis, seorang tokoh pendidikan dan kesehatan terkemuka di Sumatera Utara. Berawal dari keprihatinan terhadap tingginya angka kematian ibu dan bayi di daerah tersebut, beliau mendirikan lembaga pendidikan yang khusus mencetak bidan terampil. Pada awal berdirinya, akbid ini hanya memiliki 30 mahasiswa dan 5 dosen tetap, dengan menempati gedung sederhana di Jalan Diponegoro No. 144, Surabaya. Meskipun keterbatasan sarana, semangat untuk mencetak bidan berkualitas menjadi pendorong utama.
Tahun 2005 menjadi tonggak penting dengan diperolehnya izin operasional dari Departemen Kesehatan RI dan terakreditasi pertama kali. Jumlah peminat terus meningkat, sehingga pada tahun 2008 dilakukan perluasan kampus dengan pembangunan gedung tiga lantai yang dilengkapi laboratorium modern. Pada tahun 2012, Akbid HZAL membuka program alih jenjang D3 ke D4 Kebidanan, memperluas cakupan pendidikan. Kerjasama dengan Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik dan RSUD Dr. Pirngadi semakin memperkuat praktik klinik mahasiswa. Pada tahun 2015, akreditasi B dari LAM-PTKes berhasil diraih, menandakan pengakuan atas kualitas pendidikan.
Sepanjang perjalanannya, Akbid HZAL telah meluluskan lebih dari 5.200 alumni yang kini bekerja sebagai bidan di berbagai provinsi di Indonesia, bahkan ada yang berkarir di luar negeri seperti Malaysia, Singapura, dan Arab Saudi. Banyak alumni yang melanjutkan studi ke jenjang magister dan doktoral, serta menduduki posisi strategis di institusi kesehatan. Milestone lain adalah pada tahun 2018, Akbid HZAL dipercaya sebagai penyelenggara Program Pendidikan Profesi Bidan (PPB) oleh Kementerian Kesehatan, yang semakin memperkuat posisi sebagai institusi pendidikan kebidanan terkemuka.
Memasuki usia 25 tahun pada 2026, Akbid HZAL terus berbenah. Renovasi laboratorium dan penambahan alat simulasi canggih dilakukan untuk menghadapi tantangan era digital. Kami juga mengembangkan sistem pembelajaran hybrid dan platform e-learning yang memudahkan mahasiswa mengakses materi. Pencapaian signifikan lainnya adalah kerjasama internasional dengan institusi kebidanan di Jepang dan Australia untuk pertukaran mahasiswa dan dosen. Sejarah panjang ini menjadi fondasi kuat bagi Akbid HZAL untuk terus berkontribusi dalam dunia kesehatan Indonesia.
Visi & Misi
Visi Akbid HZAL adalah menjadi program studi kebidanan unggul di Indonesia pada tahun 2030 yang menghasilkan lulusan profesional, berkarakter, dan berdaya saing global, serta berkontribusi nyata dalam menurunkan angka kematian ibu dan bayi. Visi ini mencerminkan aspirasi institusi untuk tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memberikan dampak sosial yang signifikan. Untuk mewujudkannya, kami menetapkan lima misi utama yang menjadi panduan operasional sehari-hari. Misi pertama, menyelenggarakan pendidikan kebidanan berkualitas tinggi dengan kurikulum berbasis kompetensi dan teknologi terkini. Misi kedua, mengembangkan penelitian inovatif di bidang kesehatan ibu dan anak. Misi ketiga, melaksanakan pengabdian masyarakat melalui penyuluhan dan pendampingan kesehatan. Misi keempat, membangun kerjasama strategis dengan berbagai pihak. Misi kelima, menanamkan nilai profesionalisme dan etika.
Implementasi visi dan misi terlihat dalam berbagai aspek kegiatan akademik dan non-akademik. Dalam pendidikan, kami menerapkan metode pembelajaran aktif seperti Problem Based Learning (PBL) dan simulasi klinis untuk memastikan mahasiswa menguasai kompetensi yang dibutuhkan. Dosen pembimbing melakukan monitoring dan evaluasi berkala terhadap kemajuan mahasiswa, termasuk melalui ujian OSCE. Dalam penelitian, setiap dosen diwajibkan menghasilkan publikasi ilmiah minimal satu per tahun, dengan fokus pada isu-isu kebidanan terkini seperti stunting, kesehatan reproduksi remaja, dan deteksi dini kanker serviks. Hasil penelitian diintegrasikan ke dalam materi kuliah dan menjadi dasar pengabdian masyarakat. Kegiatan pengabdian dilakukan di desa binaan dengan sasaran ibu hamil, balita, dan remaja putri. Kami juga aktif dalam kampanye nasional seperti Gerakan 1000 Hari Pertama Kehidupan. Kerjasama dengan Dinas Kesehatan, IBI (Ikatan Bidan Indonesia), dan rumah sakit mitra memastikan relevansi program dengan kebutuhan lapangan. Dengan demikian, visi dan misi bukan sekadar dokumen, tetapi menjadi budaya organisasi yang hidup.
Akreditasi & Penjaminan Mutu
Akbid HZAL telah meraih akreditasi B dari Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan (LAM-PTKes) pada tahun 2015 dan berhasil mempertahankannya pada tahun 2020. Akreditasi ini mencerminkan terpenuhinya standar mutu dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Selain akreditasi institusi, program studi D3 Kebidanan juga terakreditasi B, sedangkan program alih jenjang D4 Kebidanan sedang dalam proses akreditasi. Kami secara aktif mempersiapkan diri untuk meraih akreditasi A pada tahun 2027 dengan melakukan berbagai perbaikan di semua lini. Status akreditasi ini menjadi bukti komitmen kami terhadap kualitas dan akuntabilitas publik.
Untuk menjamin mutu secara berkelanjutan, kami memiliki Lembaga Penjaminan Mutu Internal (LPMI) yang bertugas mengawasi dan mengevaluasi standar pendidikan. LPMI menerapkan siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan) Standar Pendidikan Tinggi. Setiap semester, dilakukan audit mutu internal terhadap proses pembelajaran, kinerja dosen, dan fasilitas. Hasil audit menjadi dasar penyusunan rencana perbaikan. Kami juga melibatkan pihak eksternal seperti pengguna lulusan dan alumni dalam mengevaluasi relevansi kurikulum. Umpan balik dari stakeholder menjadi masukan berharga untuk peningkatan kualitas. Selain itu, dosen didorong untuk mengikuti sertifikasi pendidik dan pelatihan pengembangan diri. Dengan sistem penjaminan mutu yang kuat, Akbid HZAL berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan menghasilkan lulusan yang siap bersaing di dunia kerja.